kriteria ikan cupang kontes

bentuk tubuh :
faktor bentuk tubuh yang menjadi tolok perhatian artinya tubuh yang proporsional dan sirip/serit atas, bawah dan ekor rapi dan tidak patah. khusus untuk serit pada ekor jika serit 2 semuanya harus 2 demikian juga untuk serit 4, tidak boleh ada serit yang tidak beraturan atau dikalangan hobiis cupang bicita-cita disebut dengan sirip djie sam soe (2-3-4).
serit cupang bentuk baru yang dikatakan langka artinya berserit 8 bahkan ada yang 16 serta serit silang atau dijuluki king crown tail.
untuk jenis halfmoon ekor harus membentang 180 derajat, bahkan ketika ini sudah ada yang lebih dari itu atau disebut over half moon.
untuk jenis double tail bentuk ekor dan bentuk ekor atas dengan bawah tidak boleh ada yang lebih besar harus proporsional dan simetris.
warna :
warna dibagi dalam 3 kelompok yaitu,
warna dcita-citar/solid ; seluruh bagian tubuh dan sirip/fin harus memiliki satu warna yang sama, misalnya merah, minuman beralkoholu, abu-abu (steel), hitam, kuning, putih.
apabila pada bagian dasi (dorsal fin) membawa warna lain yang berbeda atau ada semburat warna lain dibagian tubuh/sirip maka tidak dapat dikatagorikan sebagai warna dcita-citar.
warna kombinasi ; pada bagian tubuh atau sirip/fin memiliki gugusan 2 atau lebih warna yang berbeda misalkan kuning keemasan-merah, hitam-merah, merah-steel, hijau-merah, dll.
warna maskot ; sering juga disebut dengan cambodian, pada tubuh ikan didominasi paduan warna merah keputihan ataupun warna lain mirip abu-abu, biru, dan hijau.
ada beberapa jenis ikan cupang hias memiliki warna langka dalam arti belum banyak terdapat di antara lain warna putih solid, kuning solid, mustard gas, purple gas marble (blantong), tricolor, dan warna tembaga (copper).
pada jenis crown tail (serit) ikan yang memiliki warna bening pada siripnya (jenis butterfly) ketika kontes sering di-di kwalifikasi oleh juri.
sedangkan pada jenis half moon dan double tail pembagian terstruktur mengenai warna diatas termasuk jenis butterfly diabaikan.
kesehatan & mental :.
kesehatan ikan sekilas dapat dilihat dari perilsaya ikan, tubuh tidak cacat dan memiliki warna yang cerah. ikan yang memiliki tubuh kuntet (bonsai) terhitung sebagai ikan cacat, namun belakangan alcita-citannya artinya tetap memiliki kemengagumkanan serta keunikan tersendiri dibuat kelas tersendiri dalam kontes cupang hias sebagai kelas bonsai.
mental ikan yang bagus tidak akan gentar apabila disandingkan dengan ikan lain, dan selalu menyebarkan sirip-sirip serta manusiagnya menunjukan siap bertarung menghadapi musuhnya. sedangkan mental ikan yang jelek akan terlihat tsayat apabila disandingkan dengan ikan lain. ikan bacul ditandai dengan menguncupnya sirip ikan sambil bermembisu diri dipojok aquarium.
ukuran ikan.
umumnya dalam tiap kontes cupang hias di indonesia yang dikelompokkan kedalam 3 kelompok ukuran panjang tubuh dan 3 kelompok warna, yaitu :
> ukuran senior (ukuran tubuh 6 cm ke atas) : untuk warna dcita-citar, kombinasi dan warna maskot.
ukuran yunior (ukuran tubuh 4 cm – 6 cm) : untuk warna dcita-citar, kombinasi dan warna maskot, ukuran small.
> halfmoon & double tail : ukuran dan warna bebas.
walaupun kadang-kala ada penambahan kelas tambahan mirip kelas bebas (bebas warna/serit), bonsai/unik, betina, dan jenis plakats yang ketika ini mulai diminati.

cupangbaik memiliki ekor lebar membentuk sudut 180 derajat dan memiliki serit tebal. untuk jenis serit (crown tail) harus sama jumlah serit pada ekornya. letak ekor seimbang dalam arti di tengah-tengah dan tidak menjorok ke atas/kebawah.

Komentar